Dainik Azadi adalah surat kabar pertama yang diterbitkan dari Bangladesh yang berdaulat
Kita ingat tentang pendiri editor-penerbit The Daily Azadi, Al-haj Muhammed Abdul Khaleque Engineer (1898-1962), seorang jenius kreatif yang berdedikasi dan berpandangan jauh ke depan, umumnya dikenal sebagai 'Insinyur Shahib'. Lahir di keluarga berbudaya dan bergengsi di desa Sultanpur di bawah Raozan ps distrik Chittagong di Bangladesh. Beliau memperoleh gelar Insinyur pada tahun 1919 dari Jadabpur Engineering College, Kolkata dan memulai karirnya sebagai Pemerintah. Petugas. Dia memberikan kontribusi penting dalam elektrifikasi kota pelabuhan Chittagong sebagai Kepala Perusahaan Pasokan Listrik Chittagong dari tahun 1920 hingga 1932. Dia adalah insinyur pertama di kalangan Muslim Chittagong. Namun kehidupan aman seorang Pejabat Pemerintah tidak dapat memuaskan kejeniusan kreatifnya. Dia menjalani perjuangan hidup dan mendirikan mesin cetak bernama 'Kohinoor Electric Press', yang pertama di Chittagong. Mesin cetak ini menyaksikan penerbitan tidak hanya banyak buku berharga tetapi juga 'Weekly Kohinoor' pada tahun 1952 di bawah kepemimpinan editornya.
Puisi pertama tentang sejarah Gerakan Bahasa Bengali berjudul 'kandte ashini, fanshir daabi niey eshechi- Saya datang bukan untuk menangis tetapi untuk menuntut gantung...' pertama kali dicetak dari pers ini. The Daily Azadi terbit dari pers ini pada tanggal 5 September 1960. Editor-penerbit Insinyur Muhammad Abdul Khaleque dengan berani dan berhasil mengarahkan surat kabar sederhana ini melawan berbagai rintangan, tekanan dan intimidasi. Setelah kematiannya yang belum dewasa, Harian ini dijalankan di bawah Editorial Prof. Muhammed Khaled (1922-2003), seorang tokoh politik yang dihormati, Anggota Parlemen yang terhormat dan salah satu pembuat konstitusi Republik Rakyat Bangladesh. Sejarah Bangladesh menjadikan Harian ini sebagai rekannya yang dapat diandalkan dalam semua gerakan demokrasi dan perjuangan pembebasan nasional. The Daily Azadi memainkan peran historis yang berisiko melawan otokrat Pakistan Jenderal Ayub Khan, dalam kebangkitan masyarakat yang dikenal luas pada tahun 1969, serta dalam kekacauan pada pemilu tahun 1970 dan perang pembebasan pada tahun 1971. The Daily Azadi adalah yang pertama dari jenisnya yang diterbitkan sebagai harian sejak munculnya Bangladesh yang merdeka dan berdaulat.